Minggu, 22 November 2015

Other product from Cimory

Kuliner Bogor - Cimory Riverside Resto

 Wisata Kuliner Indonesia #336
Kuliner Bogor
Cimory Riverside Resto
Jl. Raya Puncak Km 76 Cipayung Puncak - Bogor
Telp: +62 251 8252678


Mencari restoran yang menyajikan view pemandangan alam serta sajian yang juga lezat? Mungkin Cimory Riverside Resto bisa jadi pilihan. Resto yang berada di kawasan Cipayung Puncak ini merupakan resto Cimory yang kedua, setelah yang pertama hadir di kawasan Cisarua. Melihat daftar menu yang diberikan, sajian di resto ini memang tampak berbeda dengan yang ditawarkan di resto lain. Sebut saja beragam menu dengan bahan utama sosis, contohnya yang satu ini: Spiral Kanzler Sausage (Rp. 44.900). Sosis goreng dari Kanzler dengan ukuran yang cukup panjang disajikan melingkar dengan ditemani Potato Wedges dan salad sayur serta tentunya saus sambal. Sosisnya harus diacungi jempol, enak dan tentunya nampol dengan ukuran tersebut. Belum lagi potongan potato wedges yang crunchy dan pas dicocol dengan sambal yang disediakan. Saladnya juga oke, tampaknya di dressing dengan cuka sehingga tidak terasa plain. Menu ini hanyalah salah satu pilihan menu dengan bahan dasar sosis yang tersedia di resto ini. Tampaknya aneka menu dengan sajian sosis premium ini menjadi andalan di sini.

 

Tapi yang enak disini tidak cuma menu dari sosisnya saja, coba juga yang ini: Nasi Goreng Chicken Wings. Ini sebenarnya menu pilihan anak saya. Nasi gorengnya bergaya nasi goreng kampung dengan bumbu standar, rasanya pas dengan lidah saya yang juga "ngampung" ini. Ada lima potong chicken wings yang menemani, bumbunya ciamik meresap sampai ke dalam. Muncul semburat manis di situ yang cocok dengan selera Jawa saya. Harganya Rp. 39rb satu porsinya.

 

Untuk kudapan saya rekomendasikan untuk mencoba Seaweed Tofu. Tahu isi yang dibungkus dengan rumput laut lalu digoreng dengan balutan tepung. Tahu yang digunakan tampaknya tahu Yun Yi yang terkenal dengan teksturnya yang lebut dan rasa yang memang enak. Balutan seaweednya inovatif, memberi rasa berbeda di menu ini. Apalagi setelah dicocol ke sambal yang turut disediakan, yummii bingits.... Satu porsi Seaweed Tofu berisi enam potong.

 

Cimory itu singkatan dari Cisarua Mountain Dairy, pabrik pengolahan susu yang ada di kawasan pegunungan Cisarua. Makanya tidak afdol jika kita tidak mencicipi susu segar di tempat ini. Ada lima pilihan rasa yang bisa kita nikmati: Plain, Strawberry, Banana, Chocolate dan Coffee. Satu gelas harganya 8000.


 

Dibanding Resto Cimory yang di Cisarua, saya lebih suka Cimory Riverside Resto ini. Selain tempatnya lebih luas, pemandangannya lebih cakep, bisa poto-poto dan yang terpenting lebih dekat dari Bogor sehingga tidak perlu bergerak terlalu ke atas yang jika di akhir pekan akan lumayan macet. Sehabis bersantap kita juga bisa mampir ke tokonya untuk belanja "oleh-oleh" seperti yoghurt, susu segar, sosis, tahu dan sebagainya. Bahkan di sini juga hadir usaha lain dari Cimory: Chocomory sebuah toko yang menyajikan aneka coklat dan penganan dari coklat hasil produksi Cimory sendiri. Kita bisa mencicipi coklat-coklat lezat yang ada lewat tester yang disediakan. Tertarik??

sumber : http://www.banyumurti.net/2014/10/kuliner-bogor-cimory-riverside-resto.html

Kamis, 12 November 2015

SUSU

 
1.      Pengertian Susu
  Susu adalah cairan bergizi berwarna putih yang dihasilkan oleh kelenjar susu mamalia betina. Susu    adalah sumber gizi utama bagi bayi sebelum mereka dapat mencerna makanan padat. Susu binatang (biasanya sapi) juga diolah menjadi berbagai produk seperti mentega, yogurt, es krim, keju, susu kental manis, susu bubuk dan lain-lainnya untuk konsumsi manusia.
             Susu merupakan minuman bergizi tinggi yang dihasilkan ternak perah menyusui, seperti sapi perah, kambing  perah, atau bahkan kerbau perah. Susu sangat mudah rusak dan tidak tahan lama di simpan kecuali telah mengalami perlakuan khusus. Susu segar yang dibiarkan di kandang selama beberapa waktu, maka lemak susu akan menggumpal di permukaan berupa krim susu, kemudian bakteri perusak susu yang bertebaran di udara kandang, yang berasal dari sapi masuk ke dalam susu dan berkembang biak dengan cepat. Oleh bakteri, gula susu di ubah menjadi asam yang mengakibatkan susu berubah rasa menjadi  asam. Lama kelamaan susu yang demikian itu sudah rusak. Kombinasi oleh bakteri pada susu dapat berasal dari sapi, udara, lingkungan, manusia yang bertugas, atau peralatan yang digunakan (Sumoprastowo, 2000). 
               Susu merupakan bahan pangan yang mempunyai nilai gizi tinggi karena mempunyai kandungan nutrisi yang lengkap antara lain lemak, protein, laktosa, vitamin, mineral, dan enzim. Sebagai produk pangan yang kaya nutrisi, pH mendekati netral dan kandungan airnya tinggi. Oleh karena itu susu sangat mudah mengalami kerusakan akibat pencemaran mikroba (Frank dalam Handayani dan Purwanti, 2010). Menurut Dwidjoseputro (1982), susu segar adalah susu murni, tidak mengalami pemanasan, dan tidak ada penambahan bahan pengawet. Susu sapi segar mengandung air (87,25%), laktosa (4,8%), lemak (3,8%), kasein (2,8%), albumin (0,7%), dan garam-garaman (0,65%). Selain itu perlu kita tahu bahwa susu juga mengandung vitamin, sitrat, dan enzim. Sindurejo dalam Tricahyadi dkk (2007) menyebutkan bahwa susu sapi yang baik memiliki warna putih kekuningan dan tidak tembus cahaya
2.      Kualitas Susu
Berdasarkan jumlah bakteri dalam air susu, kualitas susu di negara-negara barat dan negara-negara maju lainnya digolongkan menjadi 3 macam, yaitu:
a.       Susu dengan kualitas baik atau kualitas A (No. 1), jumlah bakteri yang terdapat dalam susu segar tidak lebih dari 10.000/ml. Bakteri-bakteri koliform tidak lebih dari 10/ml.
b.      Susu Kualitas B (No. 2) jika jumlah bakterinya antara 100.000-1.000.000/ml dan jumlah bakteri koliform tidak lebih dari 10/ml.
c.       Susu dengan kualitas C (No. 3), jelek jika jumlah bakterinya lebih dari 1.000.000/ml (Hadiwiyoto, 1994).
Syarat kualitas air susu segar di Indonesia telah dibakukan dalam Standart Nasional Indonesia (SNI 01-3141-1997), dimana pemeriksaan cemaran mikroba dalam air susu segar meliputi uji pemeriksaan dengan angka lempeng total (batas maksimum mikroba 3,0 × 106 koloni/ml), Escherichia coli (maksimum 10/ml), Salmonella (tidak ada), Staphylococcus aureus (maksimum 10² koloni/ml).

Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas susu:
a. Keadaan kandang sapi. Kandang sapi yang baik akan menghasilkan susu yang baik. Hal-hal yang perlu diperhatikan terhadap keadaan kandang adalah bentuk lubang angin (ventilasi luar ruangan, penerangan, saluran pembuangan).
b.   Keadaan rumah pemerah. Rumah pemerah adalah rumah untuk mengadakan pemerahan susu. Rumah ini umumnya terpisah dari kandang sapi.
c.    Keadaan kesehatan sapi. Sapi perah yang sakit akan menghasilkan mutu susu tidak baik.
d.   Kesehatan pemerah atau pekerja. Hal ini penting agar kontaminasi bakteri yang berasal dari pekerja yang sakit dapat dihindari dan dikurangi.
e.    Pemberi makanan . Sapi yang baru saja diberi makanan akan menghasilkan susu dengan kandungan lebih banyak daripada sapi yang belum diberi makanan ternyata mempengaruhi cita rasa susu yang dihasilkan. Misal bawang merah yang diberikan 1-4 jam sebelum pemerahan akan menghasilkan susu yang berbau kuat atau merangsang.
f.    Kebersihan hewan. Apabila sapinya kotor, susu yang diperoleh juga akan mengandung jumlah bakteri yang lebih banyak dan akhirnya rendah mutunya.
g.   Kebersihan alat pemerah
h.   Penyaringan susu. Penyaringan dapat membantu mengurangi kotoran-kotoran atau debu.
i.     Penyimpanan susu. Penyimpanan susu pada suhu tinggi atau kamar, jumlah bakteri yang ada pada susu akan lebih banyak daripada penyimpanan susu pada suhu rendah.

3.      Pemalsuan Susu

 
Susu merupakan cairan yang banyak mengandung gizi yang baik. Pada susu banyak ditemukan vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Untuk itu kualitas dari susu perlu diperhatikan agar tidak merusak kandungan dari susu tersebut. Di dalam kondisi lapang, banyak sekali ditemukan kecurangan dengan memalsukan maupun menambahkan larutan atau zat ke dalam susu. Di Indonesia, susu masih merupakan komoditi peternakan yang terbilang mewah. Dari situlah banyak pihak ingin maraup keuntungan dengan melakukan pemalsuan pada susu.
Pemalsuan pada susu yang sangat mudah dijumpai adalah dengan menambahkan susu dengan air. Hal ini akan menambah volume dari susu tersebut dan susu akan dihargai dengan sedikit lebih mahal. Selain penambahan air, peningkatan volum susu juga dapat dilakukan dengan penambahan air tajin, susu kaleng, santan , bahkan soda kue. Pemalsuan dengan menggunakan susu kaleng memiliki kelebihan diantaranya bau yang harum susu serta warna yang relative tidak jauh berbeda dengan susu asli. Selain untuk menambahkan volume, pemalsuan juga digunakan untuk mempertahankan sifat susu. Pemalsuan seperti ini dilakukan dengan penambahan larutan formalin ke dalam susu.
4.      Penyakit Yang Ditularkan Lewat Susu
Susu dalam ambing ternak yang sehat pun tidak bebas dari hama dan mungkin mnegandung sampai 500 organisme /ml susu. Jika ambing itu sakit maka jumlah organisme itu dapat meningkat secara signifikan lagi. Namun susu mengandung sejumlah bahan antibakteri, dan telah diketahui bahwa bahan-bahan ini dapat mencegah tumbuhnya bakteri di susu (Buckle dkk, 2010).
Selain bakteri yang berasal dari ambing, ada juga pencemaran yang berasal dari ketika pemerahan atau susu diambil dari putingnya. Lubang di ujung putting umumnya tidak tertutup terlalu rapat dan biasanya basah, dan telah diketahui bahwa bakteri dapat tumbuh sedikit agak jauh ke dalam putting. Ketika susu diambil organism ini terbawa dan dapat menjadi sumber pencemaran yang lain. Maka dari itu sebaiknya perahan pertama dari sapi umumnya dibuang, dikarenakan kandungan bakteri yang terdapat di dalamnya juga yang terbanyak (Anonim, 1997)
Jenis-jenis Micrococcus dan Corybacterium  sering terdapat pada susu yang baru diambil pada pemerahan. Sesudah terlepas dari sapi kandungan mikroorganisme pada susu merupakan fungsi dari umur, yang menentukan tingkat perkembangan flora alam, penanganan susu yang menentukan jenis-jenis organism yang terbawa, dan suhu penyimpanan yang menentukan kecepatan perkembangbiakan mikroorganisme.
a.      Kerusakan Karena Mikroorganisme
Tumbuhnya mikroorganisme dalam susu dapat menimbulkan suatu kerugian dalam mutu susu. Beberapa kerusakan karena tumbuhnya mikrooorganisme antara lain adalah :
1)   Pengasaman dan penggumpalan, yang disebabkan karena fermentasi laktosa menjadi asam laktat yang menyebabkan turunnya pH dan kemungkinan terjadinya penggumpalan kasein.
2)   Adanya bentukan lendir yang disebabkan karena terjadinya pengentalan dan pembentukan lendir akibat pengeluaran kapsul dari beberapa jenis bakteri
3)   Penggumpalan susu, yang diakibatkan tanpa penurunan pH. Hal ini dapat terjadi karena beberapa bakteri diantaranya Bacillus cereus  yang menghasilkan enzim yang mencerna lapisan tipis fosfolipid di sekitar butir-butir lemak dan kemungkinan butir-butir tersebut menyatu dan membentuk suatu gumpalan yang timbul ke permukaan susu (Buckle dkk, 2010).
b.      Penyakit Karena Mikroorganisme dalam Susu
Selain bergizi tinggi dan bermanfaat bagi manusia ternyata susu juga merupakan sumber penyakit yang menular ke manusia, hal ini diakibatkan tidak dilakukannya pasteurisasi ataupun disebabkan dari susu yang kurang higienis. Secara garis besar, penyakit yang berasal dari susu dapat berasal dari dua sumber :
1)   Langsung dari sapi, karena banyak penyakit yang diderita oleh sapi dapat menular ke manusia, contoh : antraks
2)  Dengan penularan susu dari sumber luar selama pengangkutan dari sapi sampai ke tangan konsumen.
Beberapa penyakit zoonosis yang dapat menular dari sapi, adalah :
1)      Tuberkolosis
Dari beberapa penyakit yang ditularkan dari susu, TBC merupakan yang paling menonjol. Mycobacterium boris adalah penyebab penyakit pada sapi dan dapat dipindahkan ke dalam susu, terutama apabila ambingnya terkena infeksi.
2)      Brucelosis
Brucellosis yang disebabkan karena infeksi ini disebabkan oleh Brucella abortus, mijroorganisme yang menyebabkan terjadinya keguguran kandungan. Penyakit ini bersifat menular dan gejala infeksi pada manusia adalah demam yang berselang-seling, banyak keringat, sakit kepala dan badan sakit semua.
3)      Leptospirosis
Penyakit sapi ini disebabkan oleh jenis kelompok Leptospira dan pada manusia  ditandai oleh influenza dan gejala demam thypoid.
4)      Demam Q
Demam Q adalah penyakit seperti radang paru-paru (pneumonia) yang berasal dari Rickettsia. Organisme penyebabnya adalah Coxiella burnetti yang dapat disebarkan lewat udara.
5)      Salmonellosis
Mudah mencemari susu, baik dari sapi sakit ataupun dari pekerja yang sakit. Salah satu pencegahannya adalah dengan segera mendinginkan susu setelah diperah (Buckle dkk, 2010).
c.       Organism Lain yang Terdapat dalam Susu
Bakteri penyebab penyakit seperti Salmonella, Shigella, Bacillus cereus dan Staphylococcus aureus dapat masuk ke dalam susu melalui udara, debu, ataupun alat pemerahan yang kotor ataupun dari manusia. Karena susu merupakan zat makanan yang baik untuk bakteri, kemungkinan berkembangbiaknya organisme ini secara cepat sampai ke tingkat berbahaya yang lebih tinggi. Kecuali spora Bacillus cereus, semua bibit penyakit ini dapat dihancurkan oleh pasteurisasi panas pada susu segar mentah (Buckle dkk, 2010).
 
Sumber : http://www.ilmuternak.com/2014/09/pengertian-susu-dan-penyakit-yang.html

Senin, 09 November 2015

Perbedaan Susu UHT, Susu Pasteurisasi dan Susu Bubuk

Produk susu merupakan produk peternakan susu berupa makanan dan minuman, baik susu sapi maupun susu kerbau. Berdasarkan kandungan lemak yang terdapat di dalamnya, produk susu dapat dibedakan menjadi beberapa tipe yaitu susu murni (whole milk), susu kurang lemak (reduced fat milk), susu rendah lemak (low fat milk), dan susu bebas lemak (free-fat Milk) atau susu skim (skim milk).






Susu murni harus mengandung sekurang-kurangnya 3,25% dari lemak susu dan 8,25% padatan susu bukan lemak (protein, karbohidrat, vitamin larut air, dan mineral). Penambahan vitamin A dan D pada susu ini bersifat fakultatif. Susu kurang lemak banyak dipilih orang orang-orang yang ingin mengurangi konsumsi lemak di dalam susu. Sesuai dengan namanya, kadar lemak pada susu ini telah dikurangi hingga tersisa 2%. Untuk konsumen yang menginginkan konsumsi lemak lebih sedikit lagi, diciptakanlah susu rendah lemak. Kadar lemak pada susu ini telah dikurangi hingga tersisa 1%.
Pada susu skim, kadar lemaknya dikurangi hingga hampir tidak ada sama sekali (0,1%), namun residu dari lemak susunya boleh tersisa hingga maksimum 0,5%.[ Karena vitamin A dan D yang larut dalam lemak ikut hilang pada proses penghilangan lemak, pada susu kurang lemak, susu rendah lemak, dan susu skim umumnya ditambahkan kedua vitamin tersebut.


Susu Segar
Susu segar merupakan minuman segar bergizi tinggi yang diperoleh dari pemisahan kelenjar susu hewan mamalia yang sehat, terutama sapi. Susu yang diperoleh dari hasil
pemisahan tersebut tidak termasuk kolustrum, yaitu susu yang dihasilkan oleh hewan selama dua minggu sebelum dan sesudah sapi beranak. Susu segar mengandung zat-zat yang diperlukan untuk pertumbuhan badan, yaitu: karbohidrat, protein, lemak, mineral dan vitamin A, B, C dan D. Perbandingan jumlah zat-zat tersebut tergantung dari makanan yang diberikan pada ternak, jenis ternak serta kesehatannya.
Susu segar sangat mudah rusak, oleh sebab itu harus selekas mungkin dipanaskan dan
langsung dikonsumsi. Susu segar yang sudah berubah warna hendaknya tidak dikonsumsi lagi. Mengkonsumsi susu segar lebih menguntungkan. Selain nilai gizinya tinggi, harganya lebih murah dibanding susu jenis lain.

Susu Evaporasi
Susu murni yang dipanaskan selama beberapa waktu akan terubah menjadi evaporated milk. Susu ini terbentuk melalui pemanasan susu dengan menggunakan pompa vakum untuk menghilangkan kira-kira 60% kadar airnya. Selain penghilangan air, dalam pembuatan evaporated milk ini juga dilakukan penambahan vitamin D serta standardisasi nutrisi. Selanjutnya susu ini akan dipanaskan pada suhu 115,5-118,5 °C selama 15 menit untuk sterilisasi. Hasilnya, evaporated milk akan berstruktur lebih pekat dibandingkan susu murni, dan mengandung kira-kira 25% padatan susu bukan lemak

Susu Kental manis
Susu evaporasi adalah susu yang dipanaskan hingga kandungan airnya berkurang kira-kira setengahnya. Biasanya susu evaporasi ini dijadikan susu kental manis (SKM) dengan cara menambahkan gula sebagai bahan pengawetnya. Proses evaporasi dan kadar gula yang cukup menjadikan SKM tahan lama. Biasanya SKM ditempatkan dalam kaleng. Jangan lupa sewaktu membeli perhatikan keadaan kaleng dan batas kadarluwarsanya. Warna SKM yang tidak jernih, kecoklat-coklatan dan sudah terlalu kental, menandakan susu tersebut sudah terlalu lama dan sebaiknya jangan dikonsumsi. SKM bukan untuk bayi! Kadar protein, vitamin A dan D lebih kecil dibandingkan jenis susu lainnya SKM memang lebih murah dibandingkan susu UHT.

Ultra high temperature atau UHTimage
Ultra high temperature atau lebih dikenal UHT adalah metode pengawetan minuman, kebanyakan digunakan pada susu. Ini adalah sebuah alternatif untuk pasteurisasi.   Metode ini dapat digunakan untuk jus buah , sup kalengan, sup , krim dan cairan lainnya.
Sejauh ini yang paling umum itu digunakan untuk susu. Susu terleih dahulu dipanaskan selama 2-3 detik di suhu 135 sampai 150° C dan segera didinginkan sampai 4-5° C . Waktu pemanasan yang singkat dimaksudkan untuk mencegah kerusakan nilai gizi susu serta untuk mendapatkan warna, aroma da rasa yang relatif tidak berubah seperti aslinya. Semua kuman atau mikroorganisme termasuk bakteri patogen (patogen) dihancurkan oleh suhu ultra tinggi. Susu ini dapat disimpan setidaknya enam minggu. Susu UHT lebih bagus daipada susu bubuk, Susu bubuk berasal susu segar yang kemudian dikeringkan, umumnya menggunakan spray dryer atau roller dryer. Kerusakan protein sebesar 30% dapat terjadi pada pengolahan susu cair menjadi susu bubuk. Kerusakan vitamin dan mineral juga lebih banyak terjadi pada pengolahan susu bubuk.

Kelebihan susu UHT dibandingkan yang lain adalah:
  • aman untuk dikonsumsi, karena telah bebas dari mikroba pembusuk dan mikroba penyebab penyakit,
  • memiliki warna, rasa dan penampakan yang mirip susu sapi segar,
  • susu bersifat awet dan tanpa bahan pengawet,
  • sangat praktis untuk dikonsumsi dan tidak membutuhkan kulkas,
  • mengandung zat gizi yang sangat bermanfaat bagi pemeliharaan kesehatan tubuh yang optimal

Pasteurisasiimage
Pasteurisasi adalah sebuah proses pemanasan makanan dengan tujuan membunuh organisme merugikan seperti bakteri, virus, protozoa, kapang, dan khamir. Proses ini diberi nama atas penemunya Louis Pasteur seorang ilmuwan Perancis. Tes pasteurisasi pertama diselesaikan oleh Pasteur dan Claude Bernard pada 20 April 1862.
Proses pasteurisasi adalah proses pemanasan susu segar untuk membunuh jasad-jasad renik yang dapat membahayakan kesehatan. Seperti diketahui, Kuman penyakit TBC dan Thypus dapat juga berasal dari susu. Karena pasteurisasi juga dapat membunuh sebagian jasad renik pembusuk yang memperpendek daya simpan susu, maka susu yang sudah dipasteurisasi relatif lebih awet dari pada susu segar. Mengenai nilai gizinya, relatif sama dengan susu segar.
Tidak seperti sterilisasi, pasteurisasi tidak dimaksudkan untuk membunuh seluruh mikro-organisme di makanan. Bandingkan dengan appertisasi yang diciptakan oleh Nicolas Appert. Pasteurisasi bertjujuan untuk mencapai “pengurangan log” dalam jumlah organisme, mengurangi jumlah mereka sehingga tidak lagi bisa menyebabkan penyakit (dengan syarat produk yang telah dipasteurisasi didinginkan dan digunakan sebelum tanggal kedaluwarsa). Sterilisasi skala komersial makanan masih belum umum, karena dapat mempengaruhi rasa dan kualitas dari produk.  Produk yang bisa dipasteurisasi susu, anggur, bir, jus buah, cider (sari buah apel), madu, telur, minuman olah raga ata makanan kaleng

Pasteurisasi sederhana.
  • Memanaskan susu pada suhu + 63°C pada wadah terbuka selama 30 menit. Biasanya dijual dalam wadah botol gelas. Daya tahannya, jika disimpan pada suhu kamar, bisa tahan kira-kira 16 jam. Dan tahan selama 24 jam bila disimpan di lemari es.
Pasteurisasi dengan pemanasan suhu tinggi.
  • Memanaskan pada suhu tinggi dan waktu pemanasan relatif singkat (proses HTST = High Temperature short time). Susu dipanaskan pada suhu 72°-75°C selama 15 detik, setelah itu didinginkan dan dibotolkan/pak.
  • Memanaskan pada suhu sangat tinggi (proses UHT = Ultra High Temperature). Pada cara ini, susu dipanaskan dalam dua tingkat pemanasan. Pertama 75°C dan kemudian 140°C di bawah tekanan selama 4 detik. Setelah didinginkan, dipak dengan cara aseptis (steril). Tanpa disimpan di lemari es pun, susu UHT mempunyai daya tahan lama. Meskipun demikian kita harus tetap memperhatikan batas kadarluwarsanya. Harga susu UHT memang lebih mahal.
Susu Bubuk 
Susu bubuk adalah bubuk yang dibuat dari susu kering yang solid. Susu bubuk mempunyai daya tahan yang lebih lama daripada susu cair dan tidak perlu disimpan di lemari es karena kandungan uap airnya sangat rendah. Susu bubuk adalah bubuk yang dibuat dari susu kering yang solid. Susu bubuk mempunyai daya tahan yang lebih lama daripada susu cair dan tidak perlu disimpan di lemari es karena kandungan uap airnya sangat rendah.
Susu bubuk adalah susu yang dipanaskan hingga kering dan berbentuk bubuk. Ada tiga macam, yaitu :
  • Susu formula Susu bubuk khusus untuk bayi dengan formula yang disesuaikan dengan ASI dan ditambah beberapa vitamin, mineral dan zat besi. Meskipun demikian, ASI tetap tidak dapat ditandingin oleh susu buatan manapun. Apabila terpaksa memberikan susu bubuk kepada bayi, sebaiknya berkonsultasii terlebih dahulu dengan dokter. Dan jangan lupa memperhatikan aturan pakai serta kebersihan peralatannya.
  • Susu full cream atau whole milk Susu yang berkadar lemak tingi ± 26%. Baik untuk anak yang kekurangan gizi. Susu full cream kadar proteinnya dan laktose serta karbohidrat lebih rendah jika dibandingkan dengan susu skim. Sebaliknya kadar lemak serta vitamin A susu full cream lebih tinggi dari susu skim.
  • Susu skim (not fat) Susu ini mengandung lemak sedikit sekali dan tidak mengandung vitamin A dan D. Tapi kadar protein dan karbohidratnya tinggi. susu ini tidak cocok untuk bayi dan cocok untuk orang yang diet kalorie rendah. Disamping itu semua ada juga susu yang terbuat dari nabati (kedelai). Susu kedelai kadar vitamin A, C dan mineral Calsium serta Ferum (besi) relatif kecil.
Susu Skim
Susu skim adalah susu tanpa lemak yang bubuk susunya dibuat dengan menghilangkan sebagian besar air dan lemak yang terdapat dalam susu.Susu skim merupakan bagian dari susu yang krimnya diambil sebagian atau seluruhnya. Kandungan lemak pada susu skim kurang lebih 1%. Susu skim mengandung semua kandungan yang dimiliki susu pada umumnya kecuali lemak dan vitamin yang larut dalam lemak. Susu skim dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar susu atau keju tanpa lemak sehingga dapat berguna untuk menurunkan kadar kolestrol dalam tubuh.Susu pada umumnya setelah dipasteurisasi akan mengalami homogenisasi kembali antara komponen-komponen lemak dan protein yang tadinya terpisah. Homogenisasi bertujuan agar susu memiliki tekstur yang stabil. Namun pada susu skim, lemak akan dikurangi. Oleh karena itu membuat susu skim hampir tidak mungkin dilakukan secara sederhana karena susu akan secara otomatis terhomogenisasi.Menurut para ahli susu skim bagus dikonsumsi binaragawan untuk menambah massa otot.

Sumber : http://susuanakku.com/2014/04/20/perbedaan-susu-uht-susu-pasteurisasi-dan-susu-bubuk/