Minggu, 22 November 2015
Other product from Cimory
Wisata Kuliner Indonesia #336
Tapi yang enak disini tidak cuma menu dari sosisnya saja, coba juga yang ini: Nasi Goreng Chicken Wings. Ini sebenarnya menu pilihan anak saya. Nasi gorengnya bergaya nasi goreng kampung dengan bumbu standar, rasanya pas dengan lidah saya yang juga "ngampung" ini. Ada lima potong chicken wings yang menemani, bumbunya ciamik meresap sampai ke dalam. Muncul semburat manis di situ yang cocok dengan selera Jawa saya. Harganya Rp. 39rb satu porsinya.
Untuk kudapan saya rekomendasikan untuk mencoba Seaweed Tofu. Tahu isi yang dibungkus dengan rumput laut lalu digoreng dengan balutan tepung. Tahu yang digunakan tampaknya tahu Yun Yi yang terkenal dengan teksturnya yang lebut dan rasa yang memang enak. Balutan seaweednya inovatif, memberi rasa berbeda di menu ini. Apalagi setelah dicocol ke sambal yang turut disediakan, yummii bingits.... Satu porsi Seaweed Tofu berisi enam potong.
Cimory itu singkatan dari Cisarua Mountain Dairy, pabrik pengolahan susu yang ada di kawasan pegunungan Cisarua. Makanya tidak afdol jika kita tidak mencicipi susu segar di tempat ini. Ada lima pilihan rasa yang bisa kita nikmati: Plain, Strawberry, Banana, Chocolate dan Coffee. Satu gelas harganya 8000.
Kamis, 12 November 2015
SUSU
1.
Pengertian
Susu
Susu
adalah cairan bergizi berwarna putih yang dihasilkan oleh kelenjar susu mamalia
betina. Susu adalah sumber gizi utama bagi bayi sebelum mereka dapat mencerna
makanan padat. Susu binatang (biasanya sapi) juga diolah menjadi berbagai
produk seperti mentega, yogurt, es krim, keju, susu kental manis, susu bubuk
dan lain-lainnya untuk konsumsi manusia.
Susu merupakan minuman bergizi tinggi
yang dihasilkan ternak perah menyusui, seperti sapi perah, kambing perah, atau bahkan kerbau perah. Susu sangat
mudah rusak dan tidak tahan lama di simpan kecuali telah mengalami perlakuan
khusus. Susu segar yang dibiarkan di kandang selama beberapa waktu, maka lemak
susu akan menggumpal di permukaan berupa krim susu, kemudian bakteri perusak
susu yang bertebaran di udara kandang, yang berasal dari sapi masuk ke dalam
susu dan berkembang biak dengan cepat. Oleh bakteri, gula susu di ubah menjadi
asam yang mengakibatkan susu berubah rasa menjadi asam. Lama kelamaan susu yang demikian itu
sudah rusak. Kombinasi oleh bakteri pada susu dapat berasal dari sapi, udara,
lingkungan, manusia yang bertugas, atau peralatan yang digunakan (Sumoprastowo,
2000).
Susu merupakan bahan pangan yang mempunyai nilai
gizi tinggi karena mempunyai kandungan nutrisi yang lengkap antara lain lemak,
protein, laktosa, vitamin, mineral, dan enzim. Sebagai produk pangan yang kaya
nutrisi, pH mendekati netral dan kandungan airnya tinggi. Oleh karena itu susu
sangat mudah mengalami kerusakan akibat pencemaran mikroba (Frank dalam Handayani
dan Purwanti, 2010). Menurut Dwidjoseputro (1982), susu segar adalah susu
murni, tidak mengalami pemanasan, dan tidak ada penambahan bahan pengawet. Susu
sapi segar mengandung air (87,25%), laktosa (4,8%), lemak (3,8%), kasein
(2,8%), albumin (0,7%), dan garam-garaman (0,65%). Selain itu perlu kita tahu
bahwa susu juga mengandung vitamin, sitrat, dan enzim. Sindurejo dalam
Tricahyadi dkk (2007) menyebutkan bahwa susu sapi yang baik memiliki warna
putih kekuningan dan tidak tembus cahaya
Berdasarkan jumlah bakteri dalam air
susu, kualitas susu di negara-negara barat dan negara-negara maju lainnya
digolongkan menjadi 3 macam, yaitu:
a. Susu dengan kualitas baik atau
kualitas A (No. 1), jumlah bakteri yang terdapat dalam susu segar tidak lebih
dari 10.000/ml. Bakteri-bakteri koliform tidak lebih dari 10/ml.
b. Susu Kualitas B (No. 2) jika jumlah
bakterinya antara 100.000-1.000.000/ml dan jumlah bakteri koliform tidak lebih
dari 10/ml.
c. Susu dengan kualitas C (No. 3),
jelek jika jumlah bakterinya lebih dari 1.000.000/ml (Hadiwiyoto, 1994).
Syarat
kualitas air susu segar di Indonesia telah dibakukan dalam Standart Nasional
Indonesia (SNI 01-3141-1997), dimana pemeriksaan cemaran mikroba dalam air susu
segar meliputi uji pemeriksaan dengan angka lempeng total (batas maksimum
mikroba 3,0 × 106 koloni/ml), Escherichia coli (maksimum 10/ml), Salmonella
(tidak ada), Staphylococcus aureus (maksimum 10² koloni/ml).
Faktor-faktor
yang mempengaruhi kualitas susu:
a. Keadaan kandang sapi. Kandang sapi
yang baik akan menghasilkan susu yang baik. Hal-hal yang perlu diperhatikan
terhadap keadaan kandang adalah bentuk lubang angin (ventilasi luar ruangan,
penerangan, saluran pembuangan).
b. Keadaan rumah pemerah. Rumah pemerah
adalah rumah untuk mengadakan pemerahan susu. Rumah ini umumnya terpisah dari
kandang sapi.
c. Keadaan kesehatan sapi. Sapi perah
yang sakit akan menghasilkan mutu susu tidak baik.
d. Kesehatan pemerah atau pekerja. Hal
ini penting agar kontaminasi bakteri yang berasal dari pekerja yang sakit dapat
dihindari dan dikurangi.
e. Pemberi makanan . Sapi yang baru
saja diberi makanan akan menghasilkan susu dengan kandungan lebih banyak
daripada sapi yang belum diberi makanan ternyata mempengaruhi cita rasa susu
yang dihasilkan. Misal bawang merah yang diberikan 1-4 jam sebelum pemerahan
akan menghasilkan susu yang berbau kuat atau merangsang.
f. Kebersihan hewan. Apabila sapinya
kotor, susu yang diperoleh juga akan mengandung jumlah bakteri yang lebih
banyak dan akhirnya rendah mutunya.
g. Kebersihan alat pemerah
h. Penyaringan susu. Penyaringan dapat
membantu mengurangi kotoran-kotoran atau debu.
i. Penyimpanan susu. Penyimpanan susu
pada suhu tinggi atau kamar, jumlah bakteri yang ada pada susu akan lebih
banyak daripada penyimpanan susu pada suhu rendah.
Susu
merupakan cairan yang banyak mengandung gizi yang baik. Pada susu banyak
ditemukan vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Untuk itu kualitas dari susu
perlu diperhatikan agar tidak merusak kandungan dari susu tersebut. Di dalam kondisi
lapang, banyak sekali ditemukan kecurangan dengan memalsukan maupun menambahkan
larutan atau zat ke dalam susu. Di Indonesia, susu masih merupakan komoditi
peternakan yang terbilang mewah. Dari situlah banyak pihak ingin maraup keuntungan
dengan melakukan pemalsuan pada susu.
Pemalsuan
pada susu yang sangat mudah dijumpai adalah dengan menambahkan susu dengan air.
Hal ini akan menambah volume dari susu tersebut dan susu akan dihargai dengan
sedikit lebih mahal. Selain penambahan air, peningkatan volum susu juga dapat dilakukan
dengan penambahan air tajin, susu kaleng, santan , bahkan soda kue. Pemalsuan
dengan menggunakan susu kaleng memiliki kelebihan diantaranya bau yang harum
susu serta warna yang relative tidak jauh berbeda dengan susu asli. Selain
untuk menambahkan volume, pemalsuan juga digunakan untuk mempertahankan sifat
susu. Pemalsuan seperti ini dilakukan dengan penambahan larutan formalin ke
dalam susu.
Susu
dalam ambing ternak yang sehat pun tidak bebas dari hama dan mungkin mnegandung
sampai 500 organisme /ml susu. Jika ambing itu sakit maka jumlah organisme itu
dapat meningkat secara signifikan lagi. Namun susu mengandung sejumlah bahan
antibakteri, dan telah diketahui bahwa bahan-bahan ini dapat mencegah tumbuhnya
bakteri di susu (Buckle dkk, 2010).
Selain
bakteri yang berasal dari ambing, ada juga pencemaran yang berasal dari ketika
pemerahan atau susu diambil dari putingnya. Lubang di ujung putting umumnya
tidak tertutup terlalu rapat dan biasanya basah, dan telah diketahui bahwa
bakteri dapat tumbuh sedikit agak jauh ke dalam putting. Ketika susu diambil organism
ini terbawa dan dapat menjadi sumber pencemaran yang lain. Maka dari itu
sebaiknya perahan pertama dari sapi umumnya dibuang, dikarenakan kandungan
bakteri yang terdapat di dalamnya juga yang terbanyak (Anonim, 1997)
Jenis-jenis
Micrococcus dan Corybacterium sering terdapat pada susu yang baru diambil
pada pemerahan. Sesudah terlepas dari sapi kandungan mikroorganisme pada susu
merupakan fungsi dari umur, yang menentukan tingkat perkembangan flora alam,
penanganan susu yang menentukan jenis-jenis organism yang terbawa, dan suhu
penyimpanan yang menentukan kecepatan perkembangbiakan mikroorganisme.
a. Kerusakan
Karena Mikroorganisme
Tumbuhnya
mikroorganisme
dalam susu dapat menimbulkan suatu kerugian dalam mutu susu. Beberapa
kerusakan karena tumbuhnya mikrooorganisme antara lain adalah :
1)
Pengasaman dan penggumpalan, yang
disebabkan karena fermentasi laktosa menjadi asam laktat yang menyebabkan
turunnya pH dan kemungkinan terjadinya penggumpalan kasein.
2)
Adanya bentukan lendir yang disebabkan
karena terjadinya pengentalan dan pembentukan lendir akibat pengeluaran kapsul
dari beberapa jenis bakteri
3)
Penggumpalan susu, yang diakibatkan
tanpa penurunan pH. Hal ini dapat terjadi karena beberapa bakteri diantaranya Bacillus
cereus yang menghasilkan enzim yang
mencerna lapisan tipis fosfolipid di sekitar butir-butir lemak dan kemungkinan
butir-butir tersebut menyatu dan membentuk suatu gumpalan yang timbul ke
permukaan susu (Buckle dkk, 2010).
b. Penyakit
Karena Mikroorganisme dalam Susu
Selain
bergizi tinggi dan bermanfaat bagi manusia ternyata susu juga merupakan sumber
penyakit yang menular ke manusia, hal ini diakibatkan tidak dilakukannya
pasteurisasi ataupun disebabkan dari susu yang kurang higienis. Secara garis
besar, penyakit yang berasal dari susu dapat berasal dari dua sumber :
1) Langsung
dari sapi, karena banyak penyakit yang diderita oleh sapi dapat menular ke
manusia, contoh : antraks
2) Dengan
penularan susu dari sumber luar selama pengangkutan dari sapi sampai ke tangan
konsumen.
Beberapa penyakit zoonosis yang
dapat menular dari sapi, adalah :
1) Tuberkolosis
Dari beberapa penyakit yang
ditularkan dari susu, TBC merupakan yang paling menonjol. Mycobacterium
boris adalah penyebab penyakit pada sapi dan dapat dipindahkan ke dalam
susu, terutama apabila ambingnya terkena infeksi.
2) Brucelosis
Brucellosis yang disebabkan karena
infeksi ini disebabkan oleh Brucella abortus, mijroorganisme yang
menyebabkan terjadinya keguguran kandungan. Penyakit ini bersifat menular dan
gejala infeksi pada manusia adalah demam yang berselang-seling, banyak
keringat, sakit kepala dan badan sakit semua.
3) Leptospirosis
Penyakit sapi ini disebabkan oleh
jenis kelompok Leptospira dan pada manusia
ditandai oleh influenza dan gejala demam thypoid.
4) Demam
Q
Demam Q adalah penyakit seperti
radang paru-paru (pneumonia) yang berasal dari Rickettsia. Organisme
penyebabnya adalah Coxiella burnetti yang dapat disebarkan lewat udara.
5) Salmonellosis
Mudah mencemari
susu, baik dari sapi sakit ataupun dari pekerja yang sakit. Salah satu
pencegahannya adalah dengan segera mendinginkan susu setelah diperah (Buckle
dkk, 2010).
c. Organism
Lain yang Terdapat dalam Susu
Bakteri
penyebab penyakit seperti Salmonella, Shigella, Bacillus cereus dan Staphylococcus
aureus dapat masuk ke dalam susu melalui udara, debu, ataupun alat
pemerahan yang kotor ataupun dari manusia. Karena susu merupakan zat makanan
yang baik untuk bakteri, kemungkinan berkembangbiaknya organisme ini secara
cepat sampai ke tingkat berbahaya yang lebih tinggi. Kecuali spora Bacillus
cereus, semua bibit penyakit ini dapat dihancurkan oleh pasteurisasi panas
pada susu segar mentah (Buckle dkk, 2010).
Sumber : http://www.ilmuternak.com/2014/09/pengertian-susu-dan-penyakit-yang.html
Senin, 09 November 2015
Perbedaan Susu UHT, Susu Pasteurisasi dan Susu Bubuk
Produk susu merupakan produk
peternakan susu berupa makanan dan minuman, baik susu sapi maupun susu
kerbau. Berdasarkan kandungan lemak yang terdapat di dalamnya, produk
susu dapat dibedakan menjadi beberapa tipe yaitu susu murni (whole milk), susu kurang lemak (reduced fat milk), susu rendah lemak (low fat milk), dan susu bebas lemak (free-fat Milk) atau susu skim (skim milk).
Susu Segar
Pasteurisasi
Susu murni harus mengandung
sekurang-kurangnya 3,25% dari lemak susu dan 8,25% padatan susu bukan
lemak (protein, karbohidrat, vitamin larut air, dan mineral). Penambahan
vitamin A dan D pada susu ini bersifat fakultatif. Susu kurang lemak
banyak dipilih orang orang-orang yang ingin mengurangi konsumsi lemak di
dalam susu. Sesuai dengan namanya, kadar lemak pada susu ini telah
dikurangi hingga tersisa 2%. Untuk konsumen yang menginginkan konsumsi
lemak lebih sedikit lagi, diciptakanlah susu rendah lemak. Kadar lemak
pada susu ini telah dikurangi hingga tersisa 1%.
Pada susu skim, kadar lemaknya dikurangi
hingga hampir tidak ada sama sekali (0,1%), namun residu dari lemak
susunya boleh tersisa hingga maksimum 0,5%.[
Karena vitamin A dan D yang larut dalam lemak ikut hilang pada proses
penghilangan lemak, pada susu kurang lemak, susu rendah lemak, dan susu
skim umumnya ditambahkan kedua vitamin tersebut.
Susu Segar
Susu segar merupakan minuman segar
bergizi tinggi yang diperoleh dari pemisahan kelenjar susu hewan mamalia
yang sehat, terutama sapi. Susu yang diperoleh dari hasil
pemisahan tersebut tidak termasuk kolustrum, yaitu susu yang dihasilkan oleh hewan selama dua minggu sebelum dan sesudah sapi beranak. Susu segar mengandung zat-zat yang diperlukan untuk pertumbuhan badan, yaitu: karbohidrat, protein, lemak, mineral dan vitamin A, B, C dan D. Perbandingan jumlah zat-zat tersebut tergantung dari makanan yang diberikan pada ternak, jenis ternak serta kesehatannya.
pemisahan tersebut tidak termasuk kolustrum, yaitu susu yang dihasilkan oleh hewan selama dua minggu sebelum dan sesudah sapi beranak. Susu segar mengandung zat-zat yang diperlukan untuk pertumbuhan badan, yaitu: karbohidrat, protein, lemak, mineral dan vitamin A, B, C dan D. Perbandingan jumlah zat-zat tersebut tergantung dari makanan yang diberikan pada ternak, jenis ternak serta kesehatannya.
Susu segar sangat mudah rusak, oleh sebab itu harus selekas mungkin dipanaskan dan
langsung dikonsumsi. Susu segar yang sudah berubah warna hendaknya tidak dikonsumsi lagi. Mengkonsumsi susu segar lebih menguntungkan. Selain nilai gizinya tinggi, harganya lebih murah dibanding susu jenis lain.
langsung dikonsumsi. Susu segar yang sudah berubah warna hendaknya tidak dikonsumsi lagi. Mengkonsumsi susu segar lebih menguntungkan. Selain nilai gizinya tinggi, harganya lebih murah dibanding susu jenis lain.
Susu Evaporasi
Susu murni yang dipanaskan selama beberapa waktu akan terubah menjadi evaporated milk.
Susu ini terbentuk melalui pemanasan susu dengan menggunakan pompa
vakum untuk menghilangkan kira-kira 60% kadar airnya. Selain
penghilangan air, dalam pembuatan evaporated milk ini juga
dilakukan penambahan vitamin D serta standardisasi nutrisi. Selanjutnya
susu ini akan dipanaskan pada suhu 115,5-118,5 °C selama 15 menit untuk
sterilisasi. Hasilnya, evaporated milk akan berstruktur lebih pekat dibandingkan susu murni, dan mengandung kira-kira 25% padatan susu bukan lemak
Susu Kental manis
Susu evaporasi adalah susu yang
dipanaskan hingga kandungan airnya berkurang kira-kira setengahnya.
Biasanya susu evaporasi ini dijadikan susu kental manis (SKM) dengan
cara menambahkan gula sebagai bahan pengawetnya. Proses evaporasi dan
kadar gula yang cukup menjadikan SKM tahan lama. Biasanya SKM
ditempatkan dalam kaleng. Jangan lupa sewaktu membeli perhatikan keadaan
kaleng dan batas kadarluwarsanya. Warna SKM yang tidak jernih,
kecoklat-coklatan dan sudah terlalu kental, menandakan susu tersebut
sudah terlalu lama dan sebaiknya jangan dikonsumsi. SKM bukan untuk
bayi! Kadar protein, vitamin A dan D lebih kecil dibandingkan jenis susu
lainnya SKM memang lebih murah dibandingkan susu UHT.
Ultra high temperature atau UHT

Ultra high temperature atau lebih dikenal
UHT adalah metode pengawetan minuman, kebanyakan digunakan pada susu.
Ini adalah sebuah alternatif untuk pasteurisasi. Metode ini dapat
digunakan untuk jus buah , sup kalengan, sup , krim dan cairan lainnya.
Sejauh ini yang paling umum itu digunakan
untuk susu. Susu terleih dahulu dipanaskan selama 2-3 detik di suhu 135
sampai 150° C dan segera didinginkan sampai 4-5° C . Waktu pemanasan
yang singkat dimaksudkan untuk mencegah kerusakan nilai gizi susu serta
untuk mendapatkan warna, aroma da rasa yang relatif tidak berubah
seperti aslinya. Semua kuman atau mikroorganisme termasuk bakteri
patogen (patogen) dihancurkan oleh suhu ultra tinggi. Susu ini dapat
disimpan setidaknya enam minggu. Susu UHT lebih bagus daipada susu
bubuk, Susu bubuk berasal susu segar yang kemudian dikeringkan, umumnya
menggunakan spray dryer atau roller dryer. Kerusakan protein sebesar 30%
dapat terjadi pada pengolahan susu cair menjadi susu bubuk. Kerusakan
vitamin dan mineral juga lebih banyak terjadi pada pengolahan susu
bubuk.
Kelebihan susu UHT dibandingkan yang lain adalah:
- aman untuk dikonsumsi, karena telah bebas dari mikroba pembusuk dan mikroba penyebab penyakit,
- memiliki warna, rasa dan penampakan yang mirip susu sapi segar,
- susu bersifat awet dan tanpa bahan pengawet,
- sangat praktis untuk dikonsumsi dan tidak membutuhkan kulkas,
- mengandung zat gizi yang sangat bermanfaat bagi pemeliharaan kesehatan tubuh yang optimal
Pasteurisasi

Pasteurisasi adalah sebuah proses
pemanasan makanan dengan tujuan membunuh organisme merugikan seperti
bakteri, virus, protozoa, kapang, dan khamir. Proses ini diberi nama
atas penemunya Louis Pasteur seorang ilmuwan Perancis. Tes pasteurisasi
pertama diselesaikan oleh Pasteur dan Claude Bernard pada 20 April 1862.
Proses pasteurisasi adalah proses
pemanasan susu segar untuk membunuh jasad-jasad renik yang dapat
membahayakan kesehatan. Seperti diketahui, Kuman penyakit TBC dan Thypus
dapat juga berasal dari susu. Karena pasteurisasi juga dapat membunuh
sebagian jasad renik pembusuk yang memperpendek daya simpan susu, maka
susu yang sudah dipasteurisasi relatif lebih awet dari pada susu segar.
Mengenai nilai gizinya, relatif sama dengan susu segar.
Tidak seperti sterilisasi, pasteurisasi
tidak dimaksudkan untuk membunuh seluruh mikro-organisme di makanan.
Bandingkan dengan appertisasi yang diciptakan oleh Nicolas Appert.
Pasteurisasi bertjujuan untuk mencapai “pengurangan log” dalam jumlah
organisme, mengurangi jumlah mereka sehingga tidak lagi bisa menyebabkan
penyakit (dengan syarat produk yang telah dipasteurisasi didinginkan
dan digunakan sebelum tanggal kedaluwarsa). Sterilisasi skala komersial
makanan masih belum umum, karena dapat mempengaruhi rasa dan kualitas
dari produk. Produk yang bisa dipasteurisasi susu, anggur, bir, jus
buah, cider (sari buah apel), madu, telur, minuman olah raga ata makanan
kaleng
Pasteurisasi sederhana.
- Memanaskan susu pada suhu + 63°C pada wadah terbuka selama 30 menit. Biasanya dijual dalam wadah botol gelas. Daya tahannya, jika disimpan pada suhu kamar, bisa tahan kira-kira 16 jam. Dan tahan selama 24 jam bila disimpan di lemari es.
Pasteurisasi dengan pemanasan suhu tinggi.
- Memanaskan pada suhu tinggi dan waktu pemanasan relatif singkat (proses HTST = High Temperature short time). Susu dipanaskan pada suhu 72°-75°C selama 15 detik, setelah itu didinginkan dan dibotolkan/pak.
- Memanaskan pada suhu sangat tinggi (proses UHT = Ultra High Temperature). Pada cara ini, susu dipanaskan dalam dua tingkat pemanasan. Pertama 75°C dan kemudian 140°C di bawah tekanan selama 4 detik. Setelah didinginkan, dipak dengan cara aseptis (steril). Tanpa disimpan di lemari es pun, susu UHT mempunyai daya tahan lama. Meskipun demikian kita harus tetap memperhatikan batas kadarluwarsanya. Harga susu UHT memang lebih mahal.
Susu Bubuk
Susu bubuk adalah bubuk yang dibuat dari
susu kering yang solid. Susu bubuk mempunyai daya tahan yang lebih lama
daripada susu cair dan tidak perlu disimpan di lemari es karena
kandungan uap airnya sangat rendah. Susu bubuk adalah bubuk yang dibuat
dari susu kering yang solid. Susu bubuk mempunyai daya tahan yang lebih
lama daripada susu cair dan tidak perlu disimpan di lemari es karena
kandungan uap airnya sangat rendah.
Susu bubuk adalah susu yang dipanaskan hingga kering dan berbentuk bubuk. Ada tiga macam, yaitu :- Susu formula Susu bubuk khusus untuk bayi dengan formula yang disesuaikan dengan ASI dan ditambah beberapa vitamin, mineral dan zat besi. Meskipun demikian, ASI tetap tidak dapat ditandingin oleh susu buatan manapun. Apabila terpaksa memberikan susu bubuk kepada bayi, sebaiknya berkonsultasii terlebih dahulu dengan dokter. Dan jangan lupa memperhatikan aturan pakai serta kebersihan peralatannya.
- Susu full cream atau whole milk Susu yang berkadar lemak tingi ± 26%. Baik untuk anak yang kekurangan gizi. Susu full cream kadar proteinnya dan laktose serta karbohidrat lebih rendah jika dibandingkan dengan susu skim. Sebaliknya kadar lemak serta vitamin A susu full cream lebih tinggi dari susu skim.
- Susu skim (not fat) Susu ini mengandung lemak sedikit sekali dan tidak mengandung vitamin A dan D. Tapi kadar protein dan karbohidratnya tinggi. susu ini tidak cocok untuk bayi dan cocok untuk orang yang diet kalorie rendah. Disamping itu semua ada juga susu yang terbuat dari nabati (kedelai). Susu kedelai kadar vitamin A, C dan mineral Calsium serta Ferum (besi) relatif kecil.
Susu skim adalah susu tanpa lemak yang
bubuk susunya dibuat dengan menghilangkan sebagian besar air dan lemak
yang terdapat dalam susu.Susu
skim merupakan bagian dari susu yang krimnya diambil sebagian atau
seluruhnya. Kandungan lemak pada susu skim kurang lebih 1%. Susu skim
mengandung semua kandungan yang dimiliki susu pada umumnya kecuali lemak
dan vitamin yang larut dalam lemak. Susu skim dapat dimanfaatkan
sebagai bahan dasar susu atau keju tanpa lemak sehingga dapat berguna
untuk menurunkan kadar kolestrol dalam tubuh.Susu
pada umumnya setelah dipasteurisasi akan mengalami homogenisasi kembali
antara komponen-komponen lemak dan protein yang tadinya terpisah.
Homogenisasi bertujuan agar susu memiliki tekstur yang stabil. Namun
pada susu skim, lemak akan dikurangi. Oleh karena itu membuat susu skim
hampir tidak mungkin dilakukan secara sederhana karena susu akan secara
otomatis terhomogenisasi.Menurut para ahli susu skim bagus dikonsumsi
binaragawan untuk menambah massa otot.
Sumber : http://susuanakku.com/2014/04/20/perbedaan-susu-uht-susu-pasteurisasi-dan-susu-bubuk/
Langganan:
Komentar (Atom)









